Senin, 17 September 2012

PAUSEANG


Pauseang merupakan salah satu bentuk adat Batak dalam hal pemberian sebidang tanah atau sawah (tano maraek -tanah berair-) sebagai tanda dan simbol kasih sayang orang tua kepada keturunannya, yaitu:

1. Ulos Na So Ra Buruk 
Pauseang diberikan secara adat oleh hula-hula (orangtua perempuan) kepada boru (putri)-nya pada saat upacara perkawinan putrinya, sebagai ungkapan  kasih sayang orang tua kepada putrinya, disebut juga pemberian “ulos na so ra buruk” atau  ulos (selendang tenunan khas Batak) yang tidak pernah tua/lapuk, sebagai bekal menempuh kehidupan baru.  

2. Indahan Arian
Pauseang juga dapat diberikan oleh Mertua si laki-laki  kepada cucu laki-laki yang sulung (putra menantunya) sebagai “indahan arian ni pahompu” atau makanan harian sang cucu, sebagai tanda kasih sayang Ompung (kakek)-nya kepada cucunya.

Tidak ada komentar: