Minggu, 29 Juli 2012

PAKPAK, SUKU PAKPAK


Pakpak termasuk dalam salah satu sub etnik Batak, jika ditinjau dari persamaan adat, seni budaya, adat dan konsep  religinya.*  Namun perlu pembuktian lebih lanjut keterkaitan keturunan dengan suku Batak dari Pusuk Buhit, Toba.

Menurut Suku Pakpak leluhur mereka bernama Kada dan Lona berasal dari Indika Tondal, India Selatan yang terdampar di Barus.    Putra  mereka bernama Hiang kemudian menikah dengan Putri Raja Barus, dan lahirlah 7 (tujuh) putra dan 1 (satu) putri, yaitu:
  1. Mahaji (Kerajaan di Banua Harhar), turunannya a.l. Padang, Berutu, Solin
  2. Perbaju Bigo (Kerajaan Simbllo di Silaan)
  3. Ranggar Jodi (Kerajaan Jodi Buah Leuh dan Nangan Nantampuk Emas)
  4. Mpu Bada, turunannya a.l. Manik, Beringin, Banurea, Siberasa 
  5. Raja Pako, (Sicike-cike) turunannya Si Pitu Marga: Ujung, Angkat, Bintang, Capah, Sinamo, Kudadiri dan Gajah Manik.
  6. Bata, turunannya a.l. Tinambunen, Tumangger, Anakampun
  7. Sanggar, turunannya a.l. Meka, Mungkur, 
  8. Suari (putri) menikah dengan Putra Raja Barus, tinggal di Lebbuh Ntua (Lobu Tua)
Suku Pakpak terbagi dari  5 (lima) kelompok (suak) disebut Pakpak Silima Suak  berdasarkan wilayah komunitas marga dan dialek bahasa, yaitu: 
  1. Pakpak Simsim: Wilayah Kab. Pakpak Barat,  Sumut, a.l. marga: Bancin, Banurea, Berutu, Boangmanalu, Cibro, Kabeaken, Lembeng, Manik, Padang Batanghari, Sinamo, Sitakar, Solin, Tendang, Tinadang
  2. Pakpak Keppas: Wilayah Kab. Dairi, Sumut, a.l. marga: Angkat, Bako, Bintang, Brampu, Capah, Kudadiri, Maha,  Sinamo, Pardosi, Ujung.
  3. Pakpak Pegagan:  Wilayah Kec. Sumbul, Kec. Pegagan Hilir, Kec. Tigalinga di Kab. Dairi Sumut, a.l. marga:  Lingga, Maibang, Manik, Matanari, Siketang.
  4. Pakpak Kelasen: Wilayah Kec. Barus; Kab. Humbahas Sumut, a.l. marga: Anakampun, Gajah Berasa, Kesogihen, Maharaja, Meka, Mungkur, Siketang, Tinambunen, Tumangger.
  5. Pakpak Boang: Wilayah Kab. Singkil & kota Sabulusalam, NAD, a.l. marga: Saraan, Sambo, Penarik.
Suak membawahi Kuta (Kampung) yang dikepalai oleh Pertaki atau Happung (Kepala Kampung). Struktur di bawah Kuta adalah Lebbuh yang terdiri dari satu klan marga. Satu Kuta terdiri dari beberapa Lebbuh.

Adat dan struktur sosial kekerabatan Suku Pakpak yang disebut Sulang Silima, terdiri dari lima unsur yaitu *: 
  1. Perisang-isang (Sinina pertama: anak sulung, kerabat semarga keturunan atau generasi tertua)
  2. Pertulan-tengah (Sinina kedua: anak tengah, kerabat semarga keturunan atau generasi yang  ditengah)
  3. Perekur-ekur  (Sinina bungsu: anak bungsu, kerabat semarga keturunan terbungsu)
  4. Perpunca Ndiadep / Puang Kula-kula (kerabat pemberi gadis) 
  5. Perbetekken / Berru (kerabat penerima gadis) 
_______________
* Bandingkan juga  dengan:  Dalihan na Tolu pada Batak Toba, Dalihan na Tolu atau Tolu Sahundulan pada Suku Simalungun, Daliken Si Telu atau Rakut Sitelu pada Suku Karo, Dalian na Tolu pada Batak Angkola-Mandailing.



6 komentar:

Suku Di Indonesia mengatakan...

Sangat bermanfaat. Terima kasih

Tbkk.Djapiter mengatakan...

Tolong di cek kembali dilsilah yang dibuat ini bahwa Tinambunan Tumanggor Maharaja Turutan Pinayungan Nahampun bukan keturunan Bata tetapi adalah keturunan Tuan Nahoda Raja Simbolon Tuan dari Samosir demikian.ksmi sampaikan.agar semua pembaca postingan ini dapat memahaminya terima kasih dari Djapiter Tinambunan

Tbkk.Djapiter mengatakan...

Tolong di cek kembali dilsilah yang dibuat ini bahwa Tinambunan Tumanggor Maharaja Turutan Pinayungan Nahampun bukan keturunan Bata tetapi adalah keturunan Tuan Nahoda Raja Simbolon Tuan dari Samosir demikian.ksmi sampaikan.agar semua pembaca postingan ini dapat memahaminya terima kasih dari Djapiter Tinambunan

Unknown mengatakan...

Mori ko solih japiter. Oda lot hubungen pakpak mi toba nola

Dalter Manik mengatakan...

Pakpak bukan batak/toba

andi weidye mengatakan...

Sienem koden oda lot hubungenna mi simbolon ulng moto