Sabtu, 02 Juni 2012

ANGGOTA TUBUH DALAM BAHASA ANDUNG

Andung, andung-andung sebagai jenis seni sastra dalam budaya Batak. Andung sebagai ratapan atau ungkapan perasaan mendalam, umumnya mengungkapkan kesedihan dan dukalara. Namun demikian bahasa yang digunakan dalam andung-andung (dibaca:addung-addung) juga berfungsi sebagai tutur kata yang halus dan santun dalam pembicaraan sehari-hari atau adat. Umumnya bahasa Batak halus ini digunakan oleh orang tua-tua ketika berbicara atau memberi nasihat kepada yang lebih muda).

Berikut bahasa andung dan kata-kata biasa dalam bahasa Batak sehari-hari  untuk anggota tubuh:

  • Simanjujung : ulu = kepala
  • Sitarupon : obuk = rambut
  • Simanangi, sipareon : pinggol = kuping
  • Simalolong, simanonggor : mata = mata
  • Simangkudap : baba = mulut
  • Sitalbeon : bibir = bibir
  • Simarhuat : dila = lidah
  • Simanganggo : igung = hidung


  • Sitangkingon : abara = bahu, pundak
  • Sipangido : tangan = tangan
  • Sitairon : bagot = payudara ibu menyusui
  • Siubeon : butuha = perut
  • Siholtingon : gonting (dibaca: gotting) = pinggang
  • Simangarudok : pamatang = daging, tubuh

  • Siamburuk : tambon (dibaca:tabbon) = pantat
  • Simanjojak : pat = kaki
  • Situmeok :  hamailaan = kemaluan (wanita)
  • Situmorjok : hamailaan = kemaluan (laki-laki)

________________
Tentang bahasa andung pernah dikemukakan pada Andung-Andung, tetapi pada bagian ini lebih lengkap.

1 komentar:

Andy Irvan mengatakan...

Hamailaan mungkin bahasa Batak kiasan, tidak dipahami Orang Batak secara umum! Yang lazim kita dengar sehari hari adalah "BUJANG& PILAT"
Ai sompit bujangna, ... ai godang pilatna Jadi kemaluan perempuan itu basa Bataknya "bujang" sementara kemaluan laki laki "pilat" (batangnya), pira pira (buah zakar nya). Masih banyak detailnya tapi kurang etis untuk diuraikan di sini, horas!