Rabu, 16 Mei 2012

MANGARIRIT


Mangaririt adalah mencari/memilih jodoh, atau upaya yang dilakukan seorang pemuda/perjaka (dolidoli) mendapatkan gadis (mangalap boru) pilihan hatinya sebagai calon isteri yang bukan pariban-nya.* Dahulu sudah tentu mangaririt dilakukan dengan pergi berkunjung (martandang) ke huta (kampung) lain atau mangaririt tu na dao/mangaririt tu luat na dao (mencari jodoh ke wilayah  yang jauh. Tu = ke; Luat tempat, daerah, negeri;  Dao = jauh).**

Sebelum martandang si pemuda akan mencari informasi dari teman-temannya atau dari orang-orang tua yang ada di kampung si gadis, atau dengan menggunakan jasa orang perantara/penengah (mat/mak comblang) berupa teman-teman, teman si gadis, orang tua-tua atau siapa pun.  Mat comblang ini dalam istilah Batak disebut domudomu (asal kata:  domu, artinya kumpul, ketemu, kompak).

Proses perkenalan dengan martandang, menemani si gadis ketika sedang manduda eme (menumbuk padi) atau manduda baion (baion = sejenis pandan untuk bahan anyaman tikar atau bakul)

Si Dolidoli manduda bersama si Anak boru (namarbaju)
 -calon pilihan hati-  saat "martandang"


__________
Klik di sini: "Pariban"Klik juga di sini: "Martandang"

Tidak ada komentar: