Kamis, 22 Maret 2012

TOMPAS BONGBONG (MANOMPAS BONGBONG)

Tompas bongbong atau manompas bongbong adalah kesepakatan tetua-tetua adat, raja dan masyarakatnya untuk memulai (beberapa) marga baru sebagai pecahanan dari marga induk.*   Biasanya dilakukan setelah minimal 7 (tujuh) garis keturunan (sundut). Larangan perkawinan semarga induk dihapuskan dan antar kelompok marga baru dapat saling kawin dan mengawini. 

Keputusan manompas bongbong ini dilatarbelakangi oleh kejadian khusus (seperti sulit/tidak ada jodoh diluar marganya di sekitar huta atau tempat tinggalnya) sehingga terdapat banyak pelanggaran adat berupa perkawinan semarga.  Para pihak yang melanggar mengajukan permohonan kepada tetua adat atau raja, dan disertai dengan kesanggupan untuk membayar adat (pesta adat). 

Tompas bongbong kadangkala disebut juga tompas sumbang berasal dari kata tompas = meruntuhkan, merobak, menumpas, bongbong = penghalang, palang, penahan dan sumbang = tabu, sumbang.
________________

Tidak ada komentar: