Selasa, 05 April 2011

PARHALAAN

Parhalaan atau kalender Batak, membagi satu tahun terdiri dari 12 bulan, dan satu bulan terdiri dari 30 hari, berdasarkan peredaran bulan mengelilingi bumi. Bulan pertama (bulan Sipaha Sada), bulan kedua (bulan Sipaha Dua), dan seterusnya bulan kesebelas (bulan Li) dan bulan keduabelas (bulan hurung). Terdapat bulan ke-13 dalam lima atau enam tahun disebut bulan lobi-lobi atau bulan lamadu. Tahun baru atau permulaan tahun dalam bahasa Batak disebut Bona Taon (pangkal tahun).

Parhalaan terbuat dari bambu dan kayu, dimana pada ruas bambu berisi ukiran berupa gambar dengan simbol-simbol yang dipergunakan untuk menandai hari baik, netral atau tidak baik (panjujuron ari). Parhalaan sebagai salah satu panduan untuk menentukan masa bertanam padi, panen, mengadakan pesta adat, perjalanan jauh, memasuki rumah baru, mengetahui peredaran bulan dan bintang, serta waktu yang tepat untuk ritual religi.

Tidak ada komentar: