Sabtu, 26 Maret 2011

PARBARINGIN

Parbaringin adalah pendeta pemimpin ritual di bidang pertanian, seperti upacara untuk menanam padi, meminta hujan di saat kemarau, menghentikan hujan angin, menolak bala hama atau penyakit tanaman. Selain upacara ritual Parbaringin juga berperan mengatur pekerjaan irigasi, dan berbagai kerja kelompok pertanian lainnya, dan bergilir setiap putaran musim panen berikutnya.

Disebut parbaringin karena pada saat memimpin ritual, pada ikat kepalanya (detar) diselipkan pucuk daun beringin (baringin). Jabatan Parbaringin bisa dirangkap oleh Raja Bius (tetua atau pimpinan tertinggi dari beberapa huta).

Selaku pendeta, seorang parbaringin tidak diperkenankan untuk memegang senjata atau ikut perang. Dalam keadaan perang antar huta, berlaku hukum bahwa seorang parbaringin juga tidak boleh dibunuh.

Tidak ada komentar: