Sabtu, 19 Maret 2011

MAKNA KATA BATAK

Sejak kapan asal usul suku Batak bermula sampai saat ini belum mempunyai bukti sejarah yang bisa dijadikan catatan yang “sahih”. Meskipun Suku Batak telah mengenal system penanggalan (parhalaan) --akan dibahas kemudian-- berdasarkan perhitungan peredaran bulan mengelilingi bumi, tetapi tidak mencantumkan angka tahun. Mengikuti mitologi, suku Batak berasal dari khayangan, diturunkan di puncak gunung Pusuk Buhit, dan membentuk komunitas huta di Sianjur Mula-mula, yang diperkirakan tahun 1200 an Masehi.

Kata “Batak” bagi Suku Batak mempunyai makna khusus. Meskipun kata “Batak” terdapat juga sebagai nama salah satu sub-suku Palawan di Philippina, yang konon masih serumpun dengan Suku Batak di Sumatera. Batak dalam bahasa Cuyuyon, artinya adalah orang pegunungan.

Nama Batak untuk Suku Batak di Sumatera bukan dalam pengertian “orang pegunungan” meskipun mendiami wilayah pegunungan, tetapi berasal dari nama atau gelar nenek moyang Batak yang pertama kali meyandang kata “Batak” yaitu, Si Raja Batak. Kata “Batak” artinya orang pandai berkuda. Kata "mamatak", pengertiannya menunggang kuda sambil memacunya untuk jalan cepat. Pengertian ini menggambarkan bahwa suku Batak memiliki mobilitas tinggi, tekun dan tabah menghadapi berbagai situasi. Totem kuda merupakan simbol kegigihan, kegagahan dan keperkasaan.

Kegigihan ini dilatarbelakangi oleh perjuangan mempertahankan kehidupan, setelah kehancuran “perang” di wilayah sebelumnya dan menuju tempat permukiman baru, ke tanah Batak (tano Batak). Si Raja Batak beserta keluarga menunggang kuda dan memilih lokasi Pusuk Buhit yang strategis sebagai benteng alam dari serangan musuh dan memulai peradaban.

2 komentar:

hesperonesia mengatakan...

saya rasa kelompok terawal yang mendatangi Toba datang ribuan tahun sebelumnya

http://hesperonesia.wordpress.com/

H Bakara mengatakan...

Terimakasih, saya setuju pendapatnya bahwa kelompok suku (tribal group) "Batak" telah eksis di nusantara dan atau di wilayah lain di belahan bumi, sejak ribuan tahun sebelum di Pusuk Buhit.

Mengenai nama "Batak" kemungkinannya:
(1) mereka telah dikenal "Batak" dan atau menamakan diri kelompok suku "Batak" (Pra Era Pusuk Buhit/Sianjur Mula-mula).
(2) Penyandang nama "Batak" pertama, yaitu Ompu Raja Batak, setelah bermukim di Pusuk Buhit.
(saya masih berpatokan pada pendapat 2 ini)
(3) bahkan mereka belum menamakan diri "Batak"

Pendapat lain mengatakan "Ompu Raja Batak" sebenarnya bukan nama personal, tetapi sebagai "Gelar Pemersatu/Persatuan) bagi kelompok suku yang mengidentifikasi sebagai keturunan "Batak."

Ada mata rantai "historis" yang terputus --Historis ini belum terungkap karena belum didukung bukti-bukti yang sahih, atau memang "dikubur" dalam sehingga tetap masih misteri (hahomion)--

Saya telah membaca Blog "Hesperonesia." Sungguh "luar biasa..." Membuka wawasan baru tentang "Batak".