Kamis, 10 Maret 2011

MAKNA “ISTERI” DALAM BUDAYA BATAK TOBA

Terdapat beberapa istilah untuk menyebut “isteri” dalam bahasa Batak Toba. Terminologi ini merupakan cerminan sudut pandang budaya Batak Toba dalam mengapresiasi fungsi, peran, kewajiban dan kedudukan wanita selaku isteri, yakni sebagai pasangan sehati dan sejiwa, pendamping suami, melahirkan dan mendidik generasi penerus, membina kehidupan rumah tangga dan jalinan sosial masyarakat, serta sebagai wanita terhormat  yang patut dihormati.
Berikut sebutan "isteri" dalam Bahasa Batak Toba disertai maknanya, yaitu:
  1. Sirongkap ni Tondi = isteri, belahan jiwa/sukma, yang tercinta, yang sehati sepikiran. Asal kata “rongkap”= jodoh, sehati, serasi dan “tondi” = daya hidup, sukma, jiwa.
  2. Tunggane Boru / Tungganenta = isteri, wanita/pasangan yang sepadan/serasi. Asal kata “gana”= rupa, bentuk dan “boru” = wanita, perempuan/anak perempuan
  3. Paniaran = isteri, wanita yang melahirkan anak marga. Asal kata “siar” yang artinya masuk, hinggap, sehingga paniaran = yang mengandung bibit keturunan/anak.
  4. Parsonduk/Parsonduk Bolon = isteri, ibu rumah tangga, nyonya rumah. Asal kata “sonduk” = sendok dan “bolon” = besar. Parsonduk = yang menyajikan/ menghidangkan makanan untuk keluarga.
  5. Dongan Saripe = isteri, pendamping/pasangan hidup berkeluarga. Asal kata “ripe”= keluarga, family. Dongan = teman, dan saripe = sekeluarga.
  6. Ina Soripada = isteri, ibu yang mengasuh, menjaga dan mendidik anak. Asal kata “ina”= ibu, induk, pengasuh, “sori”= nasib, untung, takdir.
  7. Pardijabu = isteri, yang menata/memelihara/mendiami rumah (ibu rumah tangga). Asal kata “jabu”= rumah, “di jabu” = di rumah.
  8. Pardibagas = isteri, yang menata mengasuh keluarga. Asal kata “bagas”=rumah yang didiami oleh keluarga inti.“
  9. Pardihuta = isteri, yang tinggal dan bersosialisasi di lingkungan kediaman. Asal kata “huta”= kampung, tempat tinggal/kediaman.
  10. Tuan Boru = isteri, wanita yang dihormati/dituakan dalam keluarga inti. Asal kata “tuan”= yang dihormati, dituakan.
  11. Boru ni Raja/Boru ni Raja i = isteri, wanita terhormat. Asal kata "boru ni Raja" = putri seorang Raja. Seorang isteri idealnya mempunyaisifat dan perilaku yang santun, anggun serta senantiasa dapat menjaga kehormatan keluarga dan orangtuanya
  12. Siadopan, Ina Siadopan, Inang Siadopan = isteri, wanita yang selalu dihadapi, yang selalu berhadap-hadapanAsal kata "adop" = berhadapan; inang/ina = ibu, ibu rumah tangga.  Seorang isteri adalah teman bertukar pikiran, tempat curahan hati dan kasih sayang, wanita yang selalu diperhatikan, dan wanita yang selalu siap berbuat terbaik kepada suami, bagai seorang ibu kepada anak.

Tidak ada komentar: